Ajaran Sosial Gereja: Mengapa – Apa – Bagaimana
Abstrak
Artikel ini membahas pentingnya Ajaran Sosial Gereja (ASG) sebagai tanggapan Gereja terhadap berbagai persoalan sosial yang memengaruhi kehidupan manusia. Kehidupan sosial memiliki pengaruh besar terhadap kesejahteraan, martabat, dan perkembangan manusia sehingga diperlukan pedoman moral yang tidak hanya mengatur kehidupan pribadi, tetapi juga kehidupan bersama dalam masyarakat. Melalui telaah historis terhadap perkembangan dokumen-dokumen sosial Gereja sejak Rerum Novarum hingga Fratelli Tutti, artikel ini menjelaskan hakikat ASG sebagai refleksi iman Kristiani terhadap realitas sosial yang terus berkembang. Selain itu, artikel menguraikan metode penerapan ASG melalui langkah melihat, menilai, dan memutuskan, serta menjabarkan prinsip-prinsip sosial yang menjadi dasar keterlibatan Gereja dalam dunia, seperti martabat manusia, kesejahteraan umum, partisipasi, solidaritas, subsidiaritas, keberpihakan kepada kaum miskin, dan tanpa kekerasan. Melalui prinsip-prinsip tersebut, ASG diharapkan menjadi pedoman bagi umat Kristiani dalam mewujudkan kehidupan sosial yang lebih adil, manusiawi, dan sejahtera sesuai nilai-nilai Injil.
Unduhan
Referensi
Herve Carrier Sj, The Social Doctrine Of The Church Revisited – A Guide For Study, Pontifical Council For Justice And Peace, Vatican City, 1990
Kumpulan Dokumen Ajaran Sosial Gereja Tahun 1891-1991, Dokpen Kwi, 2002 (1999)
Docat Indonesia, Kanisius 2016
Komisi Kepausan Untuk Keadilan Dan Perdamaian, Kompendium Ajaran Sosial Gereja, Penerbit Ledalero, 2009
Riyanto, Armada, Katolisitas Dialogal – Ajaran Sosial Katolik, Kanisius 2014
Hampir Semua Dokumen Asg Telah Diterjemahkan Dalam Bahasa Indonesia Dan Dapat Diakses Secara Digital
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Serikat Kecil: Jurnal Studi Spiritualitas Vinsensian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
